Stasiun Belawan Dipacu Jadi Gerbang Logistik Sumut, KAI Catat Angkutan CPO 27.460 Ton dan Peti Kemas 18.636 TEUs hingga Agustus 2026
Di luar peran logistik, Stasiun Belawan juga menyimpan nilai historis sebagai simpul angkutan penumpang yang dahulu memadukan moda transportasi laut menuju pusat Kota Medan. Kereta api penumpang terakhir yang beroperasi di lintas tersebut adalah KA Srilelawangsa relasi Medan–Belawan, sebelum operasionalnya dihentikan pada 2010 seiring penurunan volume peminat.
Terkait peluang ke depan, KAI menyatakan kesiapan untuk mendukung peninjauan dan kajian komprehensif bersama para pemangku kepentingan guna melihat potensi reaktivasi maupun pengembangan layanan angkutan penumpang di lintas tersebut.
"Pengembangan layanan perkeretaapian tentu membutuhkan kajian menyeluruh dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, pola perjalanan, kesiapan prasarana, serta aspek operasional. KAI siap mendukung koordinasi dan kajian teknis untuk mengoptimalkan potensi konektivitas serta memperkuat peran Stasiun Belawan sebagai pusat integrasi logistik maupun angkutan penumpang di Sumatera Utara," tutup Anwar.
Konten ini adalah iklan dari platform Recreativ, DAILYPOS.ID tidak terkait dengan materi konten ini.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.