Get DailyPOS App Play Store
Get DailyPOS App Coming Soon!
Advertisement

Stasiun Padang Halaban Labuhanbatu Utara Bertahan 9 Dekade, KAI Catat 11.365 Penumpang dan Jejak Logistik Sawit hingga Wisata Lorong Negeri

T Penulis : Tim Redaksi Tim   |   B Editor : Brian Nicholson Sianturi Brian
30 Agustus 2026 | 13:50 WIB
Stasiun Padang Halaban Labuhanbatu Utara Bertahan 9 Dekade, KAI Catat 11.365 Penumpang dan Jejak Logistik Sawit hingga Wisata Lorong Negeri
Stasiun Padang Halaban Labuhanbatu Utara Bertahan 9 Dekade, KAI Catat 11.365 Penumpang dan Jejak Logistik Sawit hingga Wisata Lorong Negeri. (Foto: Humas PT KAI)

Labuhanbatu Utara, DAILYPOS.ID – Stasiun Padang Halaban yang berada di Desa Perkebunan Panigoran, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, terus mengukuhkan diri sebagai simpul mobilitas masyarakat sekaligus penggerak ekonomi daerah.

Advertisement

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) mencatat, sepanjang Januari hingga Juli 2026 stasiun ini melayani 11.365 pelanggan, tumbuh 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 9.450 pelanggan.

Advertisement

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menuturkan Stasiun Padang Halaban memiliki sejarah panjang yang lekat dengan aktivitas perkebunan sejak resmi beroperasi pada 1937, bertepatan dengan rampungnya jalur kereta api Kisaran–Rantauprapat.

Advertisement

"Hampir sembilan dekade berlalu, Stasiun Padang Halaban tetap menjalankan fungsinya menghubungkan kawasan perkebunan dengan pusat-pusat ekonomi seperti Rantauprapat, Kisaran, Tebing Tinggi, hingga Medan," kata Anwar.

Pada masa awal berdiri, stasiun ini berperan utama melayani angkutan komoditas perkebunan, terutama kelapa sawit dan karet. Hingga kini, jalur tersebut masih menyimpan peran logistik melalui layanan angkutan perkebunan crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil (PKO) yang terhubung lewat jalur simpang menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT SMART.

Seiring waktu, kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat membuat Stasiun Padang Halaban ikut bertransformasi. Anwar menjelaskan perubahan itu terlihat dari peran stasiun yang tidak lagi sebatas simpul logistik, tetapi juga menjadi penghubung perjalanan warga setempat, ditopang oleh operasional enam perjalanan KA Sribilah Utama yang berhenti untuk melayani naik-turun penumpang setiap hari.

Selain menjadi andalan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat sekitar yang secara historis didatangkan sebagai pekerja perkebunan Stasiun Padang Halaban juga ikut membuka akses menuju berbagai potensi wisata alam di Labuhanbatu Utara.

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Konten ini adalah iklan dari platform Recreativ, DAILYPOS.ID tidak terkait dengan materi konten ini.

Advertisement