Kemudian Tersangka RWMS langsung menemui saksi Marten gunawan Sihalo (MGS) dan berkata, "Kau yang membuat tato, kalau dia mau maafkan kau, kami kembalikan nanti kau, ayo masuk ke dalam mobil".
Setelah itu Tersangka RWMS menghubungi saksi HH dengan berkata, "Dimana kau?". Kemudian saksi HH menjawab, "Di samping taman hewan, nunggu sewa". Setelah itu Tersangka RWMS pun membawa saksi MGS masuk ke dalam mobil, yang diikuti Tersangka lainnya dan pergi menuju Taman Hewan Kota Pematangsiantar.
Adegan ke-5: Setelah sampai di samping Taman Hewan Kota Pematangsiantar, para Tersangka turun dari mobil bersama dengan saksi MGS. Kemudian saksi HH berkata kepada saksi MGS, "Sana kau, duduk jongkok, yang kau bilang aku gila". Kemudian saksi MGS berkata, "Ya memang ku bilang kau gila".
Kemudian Tersangka RWMS berkata kepada saksi MGS, "Ya udah minta maaf kau, kapan kau ganti uangnya". Kemudian saksi MGS menjawab, "Seminggu lah aku minta waktu"(sambil menyalam tangan saksi HH). Setelah itu Tersangka RWMS, RP, FS, PGS, RS dan SS serta saksi MGS pun masuk ke dalam mobil dan pergi kembali menuju Taman Bunga Kota Pematangsiantar.
Adegan ke-6: Sesampainya di Taman Bunga Kota Pematangsiantar, mereka berhenti di dekat lokasi pembuatan tato milik saksi MGS. Kemudian Tersangka RP pertama sekali turun dari pintu tengah sebelah kiri mobil dan pergi ke arah belakang mobil yang kemudian membuka pintu belakang.
Setelah itu Tersangka SS turun dari pintu depan sebelah kiri dan langsung menemui saksi Rico Amando Purba (RAP) dan berkata, "Kawanmu nya ini...yang ikut, ikutnya kau sama dia". Kemudian saksi RAP menjawab, "Kawan ku nya ini bang".
Kemudian disusul oleh Tersangka RWMS dari pintu supir dan langsung menemui saksi RAP dan berkata, "Jangan kalian buat-buat gini di tengah kota". Setelah itu Tersangka PGS dan RS turun juga dari mobil dan berdiri di belakang Tersangka RWMS dan SS. Sedangkan Tersangka FS turun bersama dengan saksi MGS dan berdiri di belakang Tersangka PGS dan RS.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.