Get DailyPOS App Play Store
Get DailyPOS App Coming Soon!
Advertisement

Angkutan Barang Tumbuh 16 Persen, Kereta Api Perkuat Efisiensi Rantai Pasok Sumatera Utara

T Penulis : Tim Redaksi Tim   |   B Editor : Brian Nicholson Sianturi Brian
07 September 2026 | 12:52 WIB
Angkutan Barang Tumbuh 16 Persen, Kereta Api Perkuat Efisiensi Rantai Pasok Sumatera Utara
Angkutan Barang Tumbuh 16 Persen, Kereta Api Perkuat Efisiensi Rantai Pasok Sumatera Utara. (Foto: Humas PT KAI)

Medan, DAILYPOS.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat volume angkutan barang mencapai 550.162 ton sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 472.609 ton.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan mitra usaha untuk mengalihkan distribusi barang ke moda rel yang terbukti lancar dan efisien.

Advertisement

"Di tengah meningkatnya tantangan sektor transportasi, mulai dari dinamika kondisi alam hingga semakin padatnya jalan raya, kereta api konsisten menjaga keandalan perjalanan. Hal ini memastikan komoditas yang diangkut tiba di tujuan secara tepat waktu, aman, dan efisien," ujar Anwar.

Pertumbuhan angkutan barang juga menunjukkan tren lonjakan signifikan secara bulanan. Pada Agustus 2026, volume angkutan barang mencapai 81.561 ton, atau melesat 41 persen dibandingkan Agustus 2025 yang tercatat sebanyak 57.753 ton.

Advertisement

Tingginya volume angkutan barang yang berhasil di distribusikan, tidak hanya karena bertambahnya permintaan angkutan dari mitra, tapi juga mencerminkan kelancaran angkutan logistik dengan kereta api. Kelancaran logistik berbasis rel ini turut memperkuat rantai pasok daerah dengan menghubungkan pusat-pusat industri, perkebunan, kawasan pergudangan, hingga pelabuhan secara terintegrasi.

Anwar menjelaskan, efisiensi rantai pasok melalui kereta api menjadi salah satu kunci dalam menekan biaya logistik nasional yang saat ini masih berada di kisaran 14,29 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Advertisement

"Saat ini biaya logistik nasional masih di kisaran 14,29 persen dari PDB. Dengan kelancaran distribusi barang melalui kereta api, kami berharap dapat menekan biaya logistik daerah yang berimbas positif pada stabilitas harga produk yang sampai ke tangan masyarakat," jelasnya.

Anwar menegaskan komitmen KAI Divre I Sumatera Utara untuk terus memperkuat interkoneksi logistik guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Konten ini adalah iklan dari platform Recreativ, DAILYPOS.ID tidak terkait dengan materi konten ini.

Advertisement