TP PKK Simalungun Bina PAAREDI Dolok Maraja, Perkuat Pola Asuh Anak Era Digital
Simalungun, DAILYPOS.ID – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun memperkuat pembinaan Desa Percontohan Peningkatan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) di Nagori Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok, Sumatera Utara, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan diawali sambutan Pangulu Nagori Dolok Maraja, Andi Winariadi, yang menyambut rombongan TP PKK dengan hangat. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan, sekaligus memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan. Pangulu juga meminta arahan dan bimbingan agar Nagori Dolok Maraja siap menjadi desa percontohan dan menghadapi penilaian dengan sebaik mungkin.
Sambutan Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih, disampaikan oleh Ketua Bidang II TP PKK, Ny. Eva Suryati Ulyarta. Ia menegaskan pembinaan PAAREDI ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan 10 program pokok PKK hingga tingkat keluarga dan dasa wisma.
Ny. Eva menjelaskan, Nagori Dolok Maraja selama ini telah dibina secara berkelanjutan. Karena itu, keberhasilan program memerlukan kerja sama semua pihak, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat melalui empat kelompok kerja (Pokja) di TP PKK.
“Dengan semangat kebersamaan, harapannya program dapat menjangkau hingga tingkat keluarga dan dasa wisma demi mewujudkan masyarakat yang maju,” ujarnya.
Pada sesi materi, Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Simalungun, Lurinim Purba, menyampaikan bahwa Nagori Dolok Maraja menjadi perwakilan Kabupaten Simalungun dalam lomba tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Menurutnya, hal itu merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dengan kekompakan dan sinergi, Lurinim berharap nagori tersebut mampu memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Simalungun di tingkat provinsi.
Konten ini adalah iklan dari platform Recreativ, DAILYPOS.ID tidak terkait dengan materi konten ini.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.