Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi
Farah mengingatkan masyarakat untuk memeriksa sumber, waktu, dan konteks informasi sebelum membagikannya, dengan merujuk BMKG serta panduan BNPB dan BPBD. Media juga perlu menjelaskan skenario di balik perkiraan dampak bencana, disertai panduan tindakan yang jelas agar informasi membantu masyarakat bersiap.
“Warga perlu kritis terhadap foto atau video dramatis yang beredar dan pastikan visual tersebut memiliki konteks dan cap waktu terkini, bukan dokumentasi dari bencana masa lalu,” jelas Farah.
Sejalan dengan pentingnya penyampaian informasi kebencanaan yang mudah dipahami, Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, menekankan peran perguruan tinggi dalam menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan kebutuhan masyarakat.
“Universitas Pertamina mendorong kolaborasi ilmu kebumian dan komunikasi untuk memperkuat literasi kebencanaan. Pemahaman tentang sumber dan potensi bahaya perlu diterjemahkan menjadi informasi yang membantu masyarakat mengenali risiko di sekitarnya serta memahami langkah kesiapsiagaan yang dapat dilakukan,” ujar Ichsan.
Konten ini adalah iklan dari platform Recreativ, DAILYPOS.ID tidak terkait dengan materi konten ini.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.