Scroll keatas untuk baca artikel
Advertisement
Regional

Wisuda UHNP, Rektor Sebut AI Akan Gantikan Manusia yang Malas Belajar

Wisuda UHNP, Rektor Sebut AI Akan Gantikan Manusia yang Malas Belajar
Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHNP) menggelar acara wisuda di Auditorium UHNP Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara, Jumat (16/5/2025).

PEMATANGSIANTAR, DAILYPOS – Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHNP) menggelar acara wisuda di Auditorium UHNP Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara, Jumat (16/5/2025).

Dengan tajuk “lulusan unggul, berkarakter dan berdaya saing”, sebanyak 145 orang diwisuda dengan rincian untuk prodi PGSD 67, prodi bahasa indonesia14, prodi pendidikan bahasa inggris 22, prodi pendidikan kewargaan 5, prodi pendidikan ekonomi 29. Lalu, pendidikan matematika 1 dan pendidikan bilogi 1. Selanjutnya, prodi teknik mesin 4 dan prodi manajemen sumberdaya perairan 2.

Adapun lulusan terbaik (PGSD) IPK, 3.93 atasnama Febrina Hutagalung. Stefani Rahel Angel Yolanda (B. Indo) IPK 3,91. Rohanna Sinambela (B.Inggris) IPK 3,86. Esrayani Damanik (pend.ekonomi) IPK 3,83, dan Glosolia Siregar (PKN) IPK 3,59

Baca Juga :  Bupati Simalungun Resmikan Makam DR (HC) Drs Djabanten Damanik
Advertisement

Rektor UHNP Muktar Panjaitan menyatakan wisuda bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang sebagai insan pembelajar yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Namun, kini dihadapkan pada realitas baru yaitu kecerdasan buatan atau AI. AI akan menggantikan mereka yang tidak mau belajar dan beradaptasi. AI tidak memiliki rasa ingin tahu seperti manusia.

“Ia tidak bisa merasakan semangat di balik perjuangan atau kepekaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Tapi bisa membantu berpikir lebih tajam, efisien, dan keputusan berbasis data,” ungkapnya.

Advertisement

Ephorus HKBP Pdt Viktor Tinambunan sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan UHN dalam bimbingan pastoralnya mengajak wisudawan/i, sivitas akademika dan orangtua mensyukuri dan memaknai keistimewaan.

Baca Juga :  Proyek Miliaran di Simalungun Diduga Dikuasai Jaringan Siluman, LSM GPRI Desak Penegakan Hukum

Keistimewaan yang dimaksud, lantaran dilepaskan dan dibebaskan Tuhan dari pandemi dan malapetaka. Selanjutnya ephorus meminta warga atau jemaat mengandalkan Tuhan dalam menghadapi tantangan karena dunia sedang tidak baik saja.

Advertisement

“Kita semua mesti berkomitmen untuk berubah, termasuk perubahan karakter, komunikasi dan menghargai perbedaan. Kampus Nommensen kampus inklusif.,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan UHN Efendi Simbolon mengajak warga gereja maupun masyarakat memilih kampus Nommensen sebagai salah satu jalan dalam menggapai cita-cita. (Ais)

Advertisement
Advertisement
Konten ini adalah iklan dari platform Recreativ, Dailypos.ID tidak terkait dengan materi konten ini.

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Coming Soon

Rpxxx.xxx Beli Disini

Coming Soon

Rpxxx.xxx Beli Disini

Coming Soon

Rpxxx.xxx Beli Disini

Coming Soon

Rpxxx.xxx Beli Disini