📱
Get DailyPOS App with new looks!
🔍

Tepis Tuduhan Aniaya Debt Collector, Roy dan James Siap Buktikan Lewat Rekaman Video Amatir

A Penulis : Alboing Damanik Alboing   |   R Editor : Redaksi Redaksi
30 Juli 2026 | 17:49 WIB
Tepis Tuduhan Aniaya Debt Collector, Roy dan James Siap Buktikan Lewat Rekaman Video Amatir
Prayuda Situmorang (Kedua dari kanan) bersama Agusman Silaban mendampingi Roy Manurung (kiri) dan James Gultom (Kanan) saat gelar konferensi pers

Pematangsiantar, DAILYPOS - Roy Manurung dan James Gultom menepis tudingan sepihak yang menyebut keduanya terlibat penganiayaan terhadap seorang Debt Collector Eksternal berinisial NS (62). Keduanya menyatakan informasi itu menyesatkan dan merugikan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Tim Kuasa Hukum LBH Pematangsiantar Prayuda Situmorang dan Agusman Silaban. Pihaknya akan menyiapkan video rekaman amatir di lokasi kejadian untuk membuktikan kliennya tidak terlibat.

“Klien kami tidak melakukan sedikitpun kontak fisik apalagi penganiayaan seperti yang dituduhkan. Kami dapat membuktikannya dalam rekaman video yang terjadi saat itu,” ucap Prayuda  dalam konferensi pers yang digelar, Kamis (30/7/2026) siang.

Ia menjelaskan, insiden itu bermula dari informasi penarikan mobil Toyota Calya BD 1843 YD oleh para Debt Collector Eksternal.

Kemudian, pemilik mobil berinisial S warga Provinsi Bengkulu menghubungi Roy Manurung untuk meminta bantuan. Informasi itu kemudian diteruskan kepada James Gultom.

Dari S, keduanya mendapat informasi penarikan mobil dilakukan sepihak karena menunggak angsuran selama 1 bulan. Mobil pun disetop di Jalan Medan, Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Selasa (28/7/2026).

“Klien kami menolong korban atas aduan yang diterima, karena merasa terpanggil sebab penarikan mobil itu dilakukan secara sepihak,” sambung Prayuda.

Setelah kliennya tiba, mobil tersebut sudah berada di kantor salah satu leasing yang berlokasi di Jalan Demokrasi, Kecamatan Siantar Martoba. Oleh keduanya mobil itu berhasil diserahkan kepada pemiliknya.

Tak lama kemudian, rombongan Debt Collector mendatangi kliennya di salah satu rumah makan yang berlokasi di Jalan Sumber Jaya II, Siantar Martoba.

Prayuda mengatakan saat itu terjadi adu mulut buntut penarikan mobil tersebut. “Tidak ada perkelahian dan tidak ada kontak fisik, hanya adu mulut,” ucap Prayuda.

Hal senada juga disampaikan Roy Manurung. Ia mengatakan NS hadir di lokasi lalu pulang bersama para rekannya. Ia menepis tuduhan yang menyebut adanya perkelahian yang terjadi saat itu.

“Mereka pulang dalam kondisi sehat. Tidak ada mengalami gejala apapun. Mereka pulang bersama sama ke suatu tempat,” ucap Roy.

Informasi yang menuduh keduanya melakukan penganiayaan terhadap NS begitu cepat menyebar hingga ke tempat tinggal James Gultom.

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.