Simalungun, DAILYPOS – Silaturahmi sekaligus audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Simalungun disambut hangat oleh Ketua Sinode Gereja Pentakosta Di Indonesia (GPDI) beserta jajaran pengurus. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Pusat GPDI, Jalan Sangnawaluh, Selasa (20/1/2026), dalam rangka membangun komunikasi, kerja sama, dan kolaborasi strategis antara organisasi kepemudaan Kristen dan gereja.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Sinode GPDI Pdt. Sabam M. Manurung, M.Th, Sekretaris Jenderal Pdt. Kartono Pasaribu, M.Th, Bendahara Pdt. Gosar Siringo-ringo, S.Th., M.Pd., M.Min, Wakil Ketua II Pdt. Dr. Harapan Nainggolan, M.Th, Wakil Sekjend I Pdt. Ir. Pikson Sihotang, M.Th, Wakil Sekjend II Pdt. Ronaldo Arinius Nainggolan, S.Th.
Sementara dari DPC GAMKI Simalungun hadir Firwanto Siburian, SH (Sekretaris), Angga Pardede (Bendahara), Andry Napitupulu (Wakil Ketua), serta jajaran pengurus DPC GAMKI Simalungun lainnya.
Firwanto Siburian menyampaikan bahwa pertemuan ini dilaksanakan atas dasar kesadaran bersama bahwa GAMKI merupakan anak kandung gereja yang menghimpun pemuda gereja dalam satu organisasi yang sah dan terarah. GAMKI juga memiliki peran strategis sebagai penghubung antara gereja dan pemerintah, menyuarakan kepentingan gereja, serta merespons isu-isu kebangsaan.
“Kehadiran GAMKI Simalungun bertujuan memperkenalkan organisasi, mengajak pemuda gereja bergabung, serta membangun kolaborasi nyata bersama gereja-gereja yang ada di wilayah Kabupaten Simalungun,” Ucap Firwanto Siburian.
Pertemuan berlangsung secara dialogis dan konstruktif. Dalam audiensi tersebut, dibahas serta disepakati sejumlah agenda bersama, di antaranya kesiapan GPDI untuk mendistribusikan dan mengutus pemuda gereja guna bermitra dengan GAMKI dalam menyuarakan suara kenabian terhadap umat Kristiani, khususnya di Kabupaten Simalungun. Selain itu, turut dibahas agenda perkenalan anggota raya, kegiatan Paskah Simalungun, serta program penguatan umat Kristiani melalui Rise Up GAMKI Simalungun.
Dalam kesempatan tersebut, Badan Pengurus Harian Sinode GPDI juga menyampaikan sejumlah aspirasi, saran, dan masukan sebagai berikut:
- Perlu adanya peran GAMKI dalam menyuarakan Pasal 303, 304, 305 dan 402 KUHP Terbaru UU No 1 Tahun 2023 terkait tindak pidana agama dan tempat ibadah yang dianggap krusial, bahkan menimbulkan perdebatan dimasyarakat karena berpotensi disalahgunakan.
- Memperjuangkan kepentingan gereja di berbagai lini kebijakan.
- Mendorong anggaran Sekolah Minggu dan Pengurus Gereja dari Pemerintah Kabupaten Simalungun.
- Penguatan dan kemudahan Akte Nikah bagi umat kristen.
- Keterlibatan GAMKI dalam isu-isu nasional.
- Perhatian Pemerintah terhadap P3K dan Guru Honorer yang ada dikabupaten simalungun.
- Penguatan sistem perekrutan anggota dan pengkaderan GAMKI.
- Membangun Kolaborasi bersama lintas sinode gereja.
- Mendorong Pemerintah agar lebih memperhatikan gereja-gereja.
- GAMKI diharapkan menjadi Garda Terdepan dan GPDI siap mengutus pemuda-pemudinya bergabung dengan GAMKI.
- Kesadaran bersama bahwa seluruh program membutuhkan dukungan finansial, dan bagaimana DPC GAMKI Simalungun bisa membuat UMKM agar dapat menjalankan programnya.
Di akhir audiensi, pertemuan ini menghasilkan kesepahaman bersama untuk membangun sinergi berkelanjutan antara GAMKI Simalungun dan Sinode GPDI, guna memperkuat peran pemuda gereja, memperjuangkan kepentingan gereja, serta berkontribusi bagi masyarakat dan daerah. Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua Sinode GPDI, Pdt. Sabam M. Manurung, M.Th.











Jadilah yang pertama berkomentar di sini