Scroll keatas untuk baca artikel
Advertisement
SimalungunSumateraSumatera Utara

Ahmad Fauzi: Jangan Risau dengan Fasilitas Puskesmas, Anggaran Rp13 Miliar untuk Rakyat!

Ahmad Fauzi: Jangan Risau dengan Fasilitas Puskesmas, Anggaran Rp13 Miliar untuk Rakyat!

Simalungun, DAILYPOS Tokoh pemuda Simalungun, Sumatera Utara, Ahmad Fauzi, meminta masyarakat tidak perlu merasa risau terhadap kondisi fasilitas 45 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di wilayah Kabupaten Simalungun. Menurutnya, anggaran sebesar Rp13 miliar yang telah dialokasikan pemerintah daerah diprioritaskan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.

Dalam keterangannya, Kamis, (19/02/2026), Ahmad Fauzi menegaskan bahwa anggaran tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dasar, yang menjadi hak setiap warga negara sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Jangan risau dengan fasilitas puskesmas, karena anggaran 13 M untuk rakyat. Jika Kepala Puskesmas ada ‘udang di balik bakwan’, laporkan!” seru Ahmad Fauzi.

Ia menekankan bahwa pengawasan publik menjadi salah satu kunci agar penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran. Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui bagaimana dana kesehatan digunakan, terutama karena sektor kesehatan merupakan layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Baca Juga :  Doa Bersama Awali Pembuatan Sumur Bor di Dusun Raya Mas Oleh Satgas TMMD ke 127 Kodim 0207/Sml
Advertisement

Sebagaimana diketahui, puskesmas memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer. Fasilitas ini bertanggung jawab dalam memberikan layanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif, termasuk pelayanan ibu dan anak, imunisasi, pengendalian penyakit menular, serta pemeriksaan kesehatan rutin masyarakat.

Ahmad Fauzi mengajak masyarakat untuk bersikap proaktif dalam memantau penggunaan anggaran kesehatan di masing-masing wilayahnya.

Advertisement

“Jika ada indikasi penyimpangan, jangan ragu lapor. Kami dukung transparansi dan akuntabilitas,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pengawasan tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap rupiah dari anggaran daerah benar-benar digunakan untuk peningkatan mutu layanan kesehatan. Menurutnya, partisipasi publik justru akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga :  Aktivis Muda Simalungun Soroti Kinerja Dinas PPPA dan Pertanyakan Kejelasan KPAD
Advertisement

Fauzi menilai bahwa peningkatan fasilitas puskesmas sangat penting, mengingat sebagian besar masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, sangat bergantung pada layanan kesehatan tingkat pertama tersebut. Oleh karena itu, ia berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, dapat bersinergi demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap segala upaya yang bertujuan meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Simalungun.

Advertisement

Fauzi menegaskan bahwa komitmen terhadap pelayanan kesehatan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut integritas dalam pengelolaan anggaran, profesionalitas tenaga medis, serta keterbukaan informasi kepada publik.

“Yang terpenting, rakyat Simalungun harus mendapatkan fasilitas kesehatan sesuai dengan kebutuhan,” tutupnya.

Advertisement
Konten ini adalah iklan dari platform Recreativ, Dailypos.ID tidak terkait dengan materi konten ini.

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Coming Soon

Rpxxx.xxx Beli Disini

Coming Soon

Rpxxx.xxx Beli Disini

Coming Soon

Rpxxx.xxx Beli Disini

Coming Soon

Rpxxx.xxx Beli Disini